Klub Sepak Bola Termiskin di Dunia: Kalloni FC • Prediksi Skor Bola Paling Akurat Prediksi Bola hari Ini, Prediksi Bola Malam Ini,Prediksi Skor Bola, Prediksi Bola Paling Akurat, Prediksi Skor Liga Hari Ini, Prediksi Liga Inggris,Prediksi Liga Spanyol, Prediksi Liga Italia, Prediksi Liga Champions,Prediksi Euro



Taruhan Bola Online Terpercaya, Agen Bola Online, Agen Poker Dan Togel Online



Capsa Susun, Capsa Uang Asli, Capsa Online, Rajacapsa.com

Prediksi Bola hari Ini, Prediksi Bola Malam Ini,Prediksi Skor Bola, Prediksi Bola Paling Akurat, Prediksi Skor Liga Hari Ini, Prediksi Liga Inggris,Prediksi Liga Spanyol, Prediksi Liga Italia, Prediksi Liga Champions,Prediksi Euro

Prediksi Skor Bola Malam Ini Bandar Online Terpercaya
Handicap Asianbookie Bola Terupdate Malam Ini | Cyprus vs Kazakhstan 0 : 1/2 | Czech Republic vs Lithuania 0 : 1 1/2 | Germany vs England 0 : 3/4 | Scotland vs Canada 0 : 1 1/4 | Papua New Guinea vs Tahiti 1/4 : 0 | China vs South Korea 1/4 : 0 | Syrian vs Uzbekistan 3/4 : 0 | Thailand vs Saudi Arabia 1/2 : 0 | Iraq vs Australia 3/4 : 0 Bandar Online Terpercaya Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya

Klub Sepak Bola Termiskin di Dunia: Kalloni FC

Klub Sepak Bola Termiskin di Dunia – Bertabur bintang hingga penghasilan mencapai jutaan dolar. Itulah gambaran pemain sepak bola di era modern ini. Sebagian besar pemain atau bahkan penonton pun mengamini hal tersebut. Sayangnya, tidak semua klub atau bahkan pemain bola memiliki kemampuan finansial yang mumpuni.

Baru-baru ini, tersebar rumor mengenai Klub Sepak Bola Termiskin di Dunia. Tidak tanggung-tanggung. Klub sepak bola dengan label termiskin ini ternyata sangat tidak mampu membeirkan gaji yang layak kepada pemainnya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini pemaparan Klub Sepak Bola Termiskin di Dunia:

Kisah Pilu Daniel Lloyd-Weston

Klub Sepak Bola Termiskin di Dunia: Kalloni FC

Baru tiga hari berada di Yunani, Daniel Lloyd-Weston mendapat amplop berisi uang tunai 3.000 euro. Masih berpusia 19 tahun, angka sebesar itu sudah lumayan besar baginya. Sayangnya, uang sebesar itu ternyata berujung panjang hingga saat ini.

Beradasarkan penelusuran, Lloyd-Weston saat ini ternyata sudah bergabung dengan Kalloni. Dirinya pun mau bergabung dengan klub tersebut berkat saran dari Nikos Galas. Galas merupakan seorang pemain Yunani. Pernah bermain di beberapa klub lokal dan sempat pula berlatih bersama klub Inggris. Kala itu, Galas kembali ke pulau Lesbos.

Karir Awal Lloyd-Weston

Klub Sepak Bola Termiskin di Dunia: Kalloni FC

Awalnya, Lloyd-Weston berusaha mendapatkan klub terbaik yang mampu menampung skillnya. Hal itu dilakukan pasca dirinya bergabung dengan akademi di Crewe Alexandra dan Stoke City. Merasa masih muda, dirinya pun sangat antusias mempelajari bahasa baru dan mengalami kultur sepakbola yang berbeda.

Lahir di Manchester, Weston sama sekali tak berniat mendapatkan uang besar di Kalloni. Semula, dua thaun lalu dirinya sudah melakukan tada tangan kontrak dengan klub. Kala itu, kontrak menyebutkan jikalau selama dua tahun bersama Kalloni, dirinya akan mendapat gaji bersih 250 euro per minggu.

Dengan jumlah penghasilan sebesar itu, jelas dirinya sama sekali tidak mengharapkan banyak dari klub. Paling tidak, dirinya mampu membayar tagihan utang. Itulah kenapa hingga beberapa waktu Weston tetap bertahan di Kalloni.

Janji Palsu

Klub Sepak Bola Termiskin di Dunia: Kalloni FC

Weston bukanlah satu-satunya pemain yang mengalami nasih nahas itu. Hampir sebagian besar pemain Kalloni pun bernasib sama. Satu hal yang yang begitu dirasa sedih dan meyakitkan bagi pemain Kalloni, yaitu apartemen dan mobil yang dijanjikan klub tak pernah terwujud.

Nasib buruk yang menimpa mereka bermula kala direktur klub datang ke tempat latihan lima bulan. Dirinya mengatakan jikalau performa para pemain di lapangan tidaklah bagus. Sehingga, gaji mereka pun mendapat pemotongan sebesar 30% per pemain.

Keputusan Lloyd-Weston

Klub Sepak Bola Termiskin di Dunia: Kalloni FC

Melihat kondisi yang seperti demikian, Weston pun sadar akan masa depan yang kemungkinana dihadapinya. Di akhir musim, Weston mengungkapkan bahwa dirinya tidak bisa bermain di klub tersebut.

Setali tiga uang dengan Weston, FifPro, asosiasi pemain profesional internasional, memberikan peringatan kepada setiap pemain sepak bola eropa agar tidak mudah tergiur dengan klub di Siprus, Yunani dan Turki.

Menurut FifPro, klub-klub di liga itu melakukan apa pun untuk memikat pemain, menawarkan gaji besar, rumah mewah, rencana ambisius, bonus atau persentase pembayaran transfer di masa depan. Sayangnya, semua itu hanyalah trik bagi mereka untuk menarik pemain masuk ke klub.

Umumnya, beberapa bulan kemudian klub seperti itu ternyata kekurangan dana. Ironisnya, gaji mereka pun menunggak selama berbulan-bulan. Bahkan, banyak pemain yang harus pergi dari penginapan dimana mereka tinggal, karena klub tak mampu membayar sewa. Alhasil, bonus dan berbagai “kata-kata manis” pun menguap bersama waktu.

Bagikan Prediksi -->

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *